BUMN Holding Jasa Survey, IDsurvey Percepat Vaksinasi Anak

Dutakonten.com – BUMN Holding Survey Services atau IDsurvey yang terdiri dari PT Biro Statistik Indonesia, PT Sucofindo dan PT Surveyor Indonesia telah melaksanakan program vaksinasi anak dosis kedua di Kabupaten Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat.

Vaksinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari vaksinasi anak dosis pertama yang diberikan oleh IDSurvey Desember lalu.

“Program Kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) IDSurvey bertujuan untuk mensukseskan program pemerintah, terutama untuk anak-anak usia 6-11 tahun, dengan sasaran mencapai 75 persen dari seluruh anak di Indonesia yang telah divaksinasi lengkap,” kata Rosmanidar Zulkifli, Direktur Finance and Risk Management Surveyor Indonesia, dalam keterangan persnya, Minggu (30 Januari 2022).

Rosmanidar melaporkan bahwa IDSurvey memberikan 300 vaksin dosis kedua untuk anak-anak dengan target usia 6-11 tahun dan memberikan bantuan berupa perbekalan penting.

Baca juga:
Dengan 1.000 dosis Pfizer, Jogja Bay Water Park akan memberikan vaksinasi booster besok Senin

Rosmanidar berharap vaksinasi anak dan bantuan sembako dapat membantu warga Bogor Timur meminimalisir penularan Covid-19 dan membantu memulihkan ekonomi warga sekitar dengan kembali beraktivitas penuh waktu belajar mengajar.

“Harapan besar dengan tercapainya 75 persen anak yang divaksinasi akan lebih membantu memulihkan kegiatan pendidikan dan metodologi di sekolah, terutama di distrik Vostochno-Bogorsky dengan penurunan angka positif dan kematian akibat virus Covid-19,” kata Rosmanidar.

Ketua Surveyor TJSL Indonesia Syahrul Ramadan mengatakan vaksin COVID-19 dapat mengurangi kemungkinan gejala parah dan komplikasi yang disebabkan oleh Covid-19.

“Saat ini kami fokus memvaksinasi anak usia 6-11 tahun agar vaksinasi bisa segera dilakukan,” kata Syahrul.

Kepala Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Sucofindo Nuri Hidayat mengatakan, kegiatan vaksinasi anak ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) ketiga, yaitu hidup sehat dan sejahtera.

Baca juga:
Warga DIY Masih Tolak Vaksinasi, Empat Kabupaten Sulit Capai 100%

Nuri mengatakan acara pendidikan kesehatan ini dimaksudkan untuk fokus pada kesehatan anak-anak, terutama di masa pandemi COVID-19. Nuri berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya anak-anak.

.