Mola TV tidak akan secara resmi menayangkan Liga Premier musim depan, pelanggan mendapatkan uang mereka kembali

Dutakonten.com – Mola TV, penyelenggara siaran Liga Inggris di Indonesia, resmi mengumumkan tidak lagi memiliki hak siar Liga Inggris musim depan.

Hal itu diumumkan secara resmi oleh Mola TV melalui unggahan media sosial Twitter dan Instagram miliknya pada Minggu (30 Januari 2022).

“Untuk pelanggan yang telah membeli paket Premier League jangka panjang, kami informasikan bahwa kami tidak akan memperpanjang siaran Premier League musim depan,” tulis Mola TV.

Sebelum diberitakan, Mola TV juga memastikan akan tetap menayangkan kembali layanan streaming Liga Inggris pada 8 Februari 2022 yang sekaligus menandai berakhirnya layanan streaming gratis yang sudah berjalan sejak 7 November 2021.

Baca juga:
Roy Hodgson Kaul menggantikan Ranieri sebagai penyelamat Watford

Pelanggan yang telah membeli paket berlangganan tetap dapat menggunakan layanan streaming dengan ketentuan sebagai berikut:

Jika pelanggan memiliki sisa waktu 5 bulan pada saat system restore (2 November 2021), maka pada saat paket berlangganan diaktifkan kembali, masa berlaku paket diperpanjang hingga Juli 2022.

Karena Mola TV tidak memperbarui liputan Liga Premiernya, pelanggan yang masih memiliki paket aktif setelah Mei 2022 dapat memilih pengembalian dana.

“Untuk pelanggan yang telah membeli paket Premier League jangka panjang, kami informasikan bahwa kami tidak akan memperpanjang siaran Premier League musim depan,” tulis Mola TV.

“Bagi Anda yang masih memiliki “rencana aktif setelah Mei 2022, kami menyediakan opsi untuk meminta pengembalian biaya paket berlangganan yang tersisa, yang akan dihitung secara pro-rata,” bunyi pernyataan terkait.

Baca juga:
Setidaknya 4 pemain dinyatakan positif COVID-19, Liga Premier memperketat persyaratan untuk mengajukan diskualifikasi pertandingan

Pelanggan yang ingin mengajukan pengembalian dana cukup mengirimkan detail langganan yang sesuai dengan detail pendaftaran langganan Mola ke email CS Mola TV, [email protected], paling lambat tanggal 28 Februari.

.